Minggu, 05 Februari 2017

Jaringan Dasar

Komponen LAN, Tipe kabel (BNC, UTP, dll), Cara Pengkabelan UTP (straight, cross,dll) 

Beberapa komponen dasar yang biasanya membentuk suatu LAN adalah sebagai berikut:

• Workstation
Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer. Sistem komputer ini dapat berupa PC atau dapat pula berupa suatu computer yang besar seperti sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe.  Workstation dapat bekerja sendiri (stand-alone) dapat pula menggunakan jaringan untuk bertukar data dengan workstation atau user yang lain.

• Server
Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber  daya (resources) seperti printer, disk, dan sebagainya yang hendak digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan  bekerja pada server. berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server, file server, print server, dan suatu server juga dapat mempunyai beberapa fungsi pelayanan sekaligus.

• Link (hubungan)
Workstation dan server tidak dapat berfungsi apabila peralatan tersebut secara fisik tidak terhubung. Hubungan tersebut dalam LAN dikenal sebagai media transmisi yang umumnya berupa kabel. Adapun beberapa contoh dari link adalah:

1.Kabel Twisted Pair
• Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted Pair(UTP)
• Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon
• Relatif murah
• Jarak yang pendek
• Mudah terpengaruh oleh gangguan
• Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps

2. Kabel Coaxial
• Umumnya digunakan pada televisi
• Jarak yang relatif lebih jauh
• Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
• Harga yang relatif tidak mahal
• Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair

3.Kabel Fiber Optic
• Jarak yang jauh
• Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps
• Ukuran yang relatif kecil
• Sulit dipengaruhi gangguan
• Harga yang relatif masih mahal
• Instalasi yang relatif sulit

• Network Interface Card (NIC)
Suatu workstation tidak dihubungkan secara langsung dengan kabel jaringan ataupun tranceiver cable, tetapi melalui suatu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol yang dikenal dengan  Network Interface Card (NIC).

•Network Software
Tanpa adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja sebagaimana yang ikehendaki. Software ini juga yang memungkinkan system komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem  komputer yang lain.

Peralatan Pendukung LAN

a.Repeater

• Pada OSI, bekerja pada lapisan Physical
• Meneruskan dan memperkuat sinyal
• Banyak digunakan pada topologi Bus
• Penggunaannya mudah dan Harga yang relatif murah
• Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast
• Hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.

b.Hub
• Bekerja pada lapisan Physical
• Meneruskan sinyal
• Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
• Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
• Hanya memiliki satu buah domain collision

c.Bridge
• Bekerja di lapisan Data Link
• Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
• Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing2 port

d.Switch
• Bekerja di lapisan Data Link
• Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
• Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk semua port
• Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)

e.Router
• Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data
• Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
• Menghubungkan antar jaringan LAN, bahkan dengan WAN

Macam-Macam Kabel Jaringan
Kabel merupakan salah satu Media transmisi data untuk jaringan, yang digunakan untuk menghubungkan  satu  komputer  dengan  komputer lainya,berfungsi dalam  mengirim  informasi  dalam  bentuk  sinyal  listrik  antar  komputer jaringan. kabel jaringan yang digunakan ada 4 macamnya:

1.  Kabel Coaxial
Coaxial Merupakan kabel jaringan yang dilapisi dengan 2 tingkat isolasi. Pada isolasi yang pertama terdapat seraut konduktor yang berfungsi sebagai konduktor untuk mengurangi pengaruh elektromagnetik,isolasi yang kedua terdapat plastic yang berfungsi sebagai pelindung untuk menghindari goresan dari kabel.

2. Kabel Fiber optic
Merupakan kabel jaringan yang dibuat menggunakan bahan dari filamen glass.transmisi data menggunakan fiber optic lebih cepat karena Pengiriman  data  ditransmisikan oleh pulsa  cahaya  untuk mengindarkan kehilangan  data  yang  disebabkan  oleh interferensi listrik.

3. Kabel Unshield Twisted Pair(UTP)
Merupakan Kabel jaringan untuk menyalurkan jaringan internet,dan di dalam kabel UTP ini di dalamnya ada 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni yang memiliki dua  kabel  yang  diputar  enam  kali  per-inchi,yang tidak dilengkapi shield(pelindung internal) untuk memberikan  perlindungan  terhadap  interferensi  listrik  ditambah  dengan  impedensi, atau  tahanan  listrik  yang  konsisten.kabel ini sangat umum digunakan banyak orang karena harganya murah.

4. Kabel Shield Twisted Pair(STP)
Merupakan Kabel jaringan yang sama seperti Kabel tetapi  kawatnya  lebih  besar  dan  diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.

Cara Pengkabelan UTP cable untuk Jaringan
Bagi anda yang akan melakukan Installasi jaringan, harus memperhatikan device / alat yang akan  digunakan untuk menghubungan jaringan komputer tersebut. Karena ada dua jenis Type pengkabelan pada jaringan, yaitu Straight dan Crossover. Berikut type pengkabelan berdasarkan device yang digunakan.
Perbedaan penggunakan type crimpe :
• PC – Router/Hub/Switch : Straight
• Hub – Router : Straight
• PC – PC : Cross
• Router -Router : Cross
• Hub – Hub : Cross
Urutan pengkabelan pun berbeda antara Cross (Crossover) dan (Straight-through). Berikut kita bahas cara pembuatannya.
Sebelumnya kita persiapkan peralatan yg dibutuhkan

1. Kabel UTP (sesuaikan kebutuhan)
2. RJ-45 (8P8C modular jack)
3.Crimp tool
4. Cable Tester
Kita ibaratkan dalam satu panjang kabel memiliki kedua ujung sebut saja ujung A dan ujung B
A ================================= B
Langkah :
1. Kupas bungkus terluar kabel UTP menggunakan crimp tool, akan terlihat 8 kabel kecil warna-warni.
2. Urutkan kabel sesuai urutan yang diinginkan, T568A atau T568B
Straight (Straight-through)
Ujung A dan Ujung B
Kedua ujung kabel dibuat sama persis urutannya.
Urutannya adalah:
1.Putih-orange
2.Orange
3.Putih-hijauâ
4.Biru
5.Putih-biruâ
6.Hijau
7.Putih-coklatâ
8.Coklat
Sedangkan pada.
 
- Cross (Crossover)
Ujung A
Sedangkan pada pembuatan kabel PC-to-PC, kita menggunakna urutan yg berbeda pada salah satu Kabel..
Pada Ujung A
Urutannya adalah:
1.Putih-orange
2.Orange
3.Putih-hijau
4.Biru
5.Putih-biru
6.Hijau
7.Putih-coklat
8.Coklat


Pada Ujung B
Urutannya adalah:
1.Putih-hijau
2.Hijau
3.Putih-orange
4.Biru
5.Putih-biru
6.Orange
7.Putih-coklat
8.Coklat


Atau cara singkanya sama seperti membuat urutan pada ujung kabel A hanya saja urutan no.1 dirubah menjadi no.3 dan no.2 menjadi no.6
3. Masukkan ujung2 kabel dengan cara mendorong hingga mentok pada ujung bagian dalam RJ-45
4. Gunakan crimping tool untuk memasang RJ-45. Masukkan pada lubang RG-45 (bagian paling besar) dan jepit hingga terdengar suara klik.
5. Test kabel dengan cable tester. Jika kedelapan lampu led menyala bergantian sesuai urutannya, berarti sudah tersambung dengan baik.
Masih Blom Jelas Lihat yang Ini :
The two ends look like this:
Standard End Crossover End
Pin 1 White/Orange Pin 1 White/Green
Pin 2 Orange Pin 2 Green
Pin 3 White/Green Pin 3 White/Orange
Pin 4 Blue Pin 4 Blue
Pin 5 White/Blue Pin 5 White/Blue
Pin 6 Green Pin 6 Orange
Pin 7 White/Brown Pin 7 White/Brown
Pin 8 Brown Pin 8 BrownDownload File